Serangan Drone Merambah hingga Gudang Sipil: 'Mimpi Buruk Absolut' Pekerja E-commerce Rusia
Dilansir dari The New York Times, Ukraina terus melancarkan serangan drone terhadap fasilitas pergudangan perusahaan e-commerce Rusia seperti Wildberries dan Ozon.Evakuasi darurat pada tengah malam dan rasa takut akan kematian telah menjadi rutinitas para pekerja gudang, sementara para pekerja yang jauh dari parit kini terseret ke dalam bahaya oleh eskalasi perang.
Menurut laporan The New York Times pada 8 Oktober, pihak Ukraina terus melancarkan serangan drone terhadap target-target di dalam wilayah Rusia, dan kini gudang raksasa milik perusahaan e-commerce juga menjadi sasaran serangan. Wildberries dan Ozon—dua platform e-commerce terbesar di Rusia—fasilitas pergudangan mereka telah menjadi objek serangan berulang.
The New York Times, dengan tajuk 'Mimpi Buruk Absolut', mendokumentasikan situasi di dalam gudang-gudang tersebut: evakuasi darurat pada tengah malam serta ketakutan akan kematian yang berlangsung terus-menerus, bukan lagi kejadian sporadis, melainkan telah menjadi kenormalan baru bagi para pekerja ini. Laporan tersebut指出 menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan e-commerce Rusia ini menjadi sasaran serangan berulang, dan para pekerja hidup dalam jangka panjang di antara peringatan serta evakuasi.
Pada bulan Juli tahun ini, sebuah gudang milik perusahaan e-commerce Rusia di dekat Sankt-Petersburg mengalami kerusakan akibat serangan drone. Jaringan pergudangan Wildberries dan Ozon tersebar di berbagai wilayah di Rusia, mempekerjakan banyak pekerja yang bergerak di bidang pemilahan, pengeemasan, serta pemindahan barang. Orang-orang ini jauh dari garis depan militer dalam pengertian tradisional, namun harus meninggalkan posisinya di tengah bunyi alarm pada tengah malam, menghadapi serangan yang bisa datang sewaktu-waktu.
Ketika drone dengan mudah dapat menjangkau sebuah gudang komersial sipil, batas apa yang disebut sebagai 'belakang' dan 'garis depan' menjadi kabur dalam keseharian para pekerja ini. Perang memperluas jangkauan serangan dari sasaran militer hingga tempat kerja para pekerja sipil, dengan biaya yang ditanggung oleh mereka yang tidak memiliki kekuasaan pengambilan keputusan.
Belum ada komentar. Mulai diskusi.