Kekuasaan & Politik

Mendukung Perang Israel dan Iran, Senator Demokrat Fetterman Tampil via Video di Konvensi Midterm Partai Republik

Senator federal dari Partai Demokrat asal Pennsylvania, John Fetterman, pada 10 September tampil melalui video dalam konvensi midterm pertama Partai Republik yang digelar di Dallas, Texas, untuk memperkenalkan rekan sejawatnya dari Partai Republik, Dave McCormick. Dilaporkan oleh Al Jazeera, Fetterman selama ini secara vokal mendukung Israel serta perang Amerika Serikat melawan Iran. Survei menunjukkan tingkat dukungannya di kalangan pemilih partainya sendiri di Pennsylvania anjlok tajam dari 74

1 kali dilihatMasuk untuk menyimpan
TRUTH ERA

Senator federal dari Partai Demokrat asal Pennsylvania, John Fetterman, pada 10 September tampil melalui video pada hari pertama konvensi midterm pertama Partai Republik yang digelar di Dallas, Texas, untuk memperkenalkan rekan sejawatnya dari Partai Republik, Senator asal Pennsylvania Dave McCormick, kepada para delegasi yang hadir dalam pertemuan kaum konservatif tersebut. Dilaporkan oleh Al Jazeera, Fetterman yang berusia 57 tahun dan sedang menjalani masa jabatan pertamanya menyebut dirinya "Demokrat akal sehat" dalam video tersebut. Namun, fakta bahwa ia hadir dalam sebuah rapat Partai Republik yang berpusat pada Trump sebagai poros politiknya sendiri mencerminkan bahwa politik Amerika sedang dibentuk ulang oleh suatu kekuatan—yakni dukungan terbuka terhadap Israel, serta konsensus kebijakan mengenai perang gabungan AS-Israel melawan Iran, telah menjadi perekat yang melintasi batas-batas partai.

Fetterman selama ini dipandang sebagai sosok yang menyimpang di lingkungan Partai Demokrat. Dilaporkan oleh Al Jazeera, ia memiliki sikap yang tegas terhadap Israel dan secara terbuka mendukung perang Amerika Serikat melawan Iran, yang kontras dengan sikap pemilih partainya sendiri maupun faksi progresif yang mengkritik kebijakan luar negeri AS tersebut. Dalam video tersebut, Fetterman berkata: "Saya akan selamanya berdiri bersama Amerika, akan selamanya menolak ekstremisme dan sosialisme serta gaya hidup anti-Amerika semacam itu." Dalam wawancara terbaru dengan Fox News, ia juga menyatakan: "Saya tidak akan menjadi anggota Partai Republik, tetapi saya akan menjadi seorang Demokrat yang bersedia berkomunikasi dengan siapa pun yang melakukan dialog secara serius." Pernyataan tersebut bukannya meredam keraguan terhadap loyalitas partainya, melainkan justru makin memanaskan situasi.

Survei gabungan yang dirilis bulan lalu oleh The New York Times, Siena College, dan The Philadelphia Inquirer menguantifikasi pergeseran lintas partai ini secara sangat mencolok: 73% pemilih Partai Republik di Pennsylvania menyatakan penilaian positif terhadap kinerja Fetterman, melonjak tajam dari angka 25% pada 2024; sementara itu, tingkat dukungannya di kalangan pemilih partainya sendiri anjlok dari 74% menjadi 22%, dengan 63% responden Demokrat memiliki pandangan negatif terhadapnya. Dengan kata lain, dalam karier politik senator Demokrat ini, basis pemilihnya pada kenyataannya telah mengalami satu kali pertukaran dari kiri ke kanan—dan isu kebijakan yang mendorong pertukaran ini justru adalah perang serta intervensi militer yang jauh di Timur Tengah.

Anggota DPR AS dari Partai Demokrat asal Pennsylvania, Brendan Boyle, setelah video Fetterman ditayangkan, menulis di media sosial: "Setahun yang lalu saya menyebut John Fetterman sebagai Demokrat favorit Trump, dan malam ini ia sekali lagi membuktikannya." Dilaporkan oleh Al Jazeera, Fetterman juga menghadapi pertanyaan mengenai kemampuan menjalankan tugasnya. Sebuah artikel terbaru The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa ia membatalkan serangkaian pertemuan dengan konstituen, termasuk sebuah pertemuan pada bulan Juni dengan para veteran yang cedera dengan alasan "sakit", namun kemudian justru tampil dalam acara Fox News untuk membahas Israel serta perang gabungan AS-Israel melawan Iran. Pilihan antara eksposur pada isu perang dan pelaksanaan tugas sehari-hari ini cukup menarik untuk dicermati.

Partai Republik sedang berupaya memanfaatkan konvensi midterm ini untuk menyuntikkan energi bagi pemilihan 3 November. Menurut analisis Al Jazeera, saat ini Partai Republik hanya mempertahankan mayoritas tipis di Senat dan DPR, namun dipengaruhi oleh tekanan biaya hidup dan menurunnya tingkat dukungan pribadi Trump, dinamika pemilihan masih menyimpan ketidakpastian; karena tahun ini hanya sepertiga kursi Senat yang akan dipilih ulang, Demokrat menghadapi kesulitan yang sangat besar untuk merebut kembali Senat. Fetterman sendiri tidak termasuk dalam pemilihan ulang tahun ini, dengan masa jabatannya akan berlangsung hingga 2028. Spekulasi mengenai identitas partainya tidak akan hilang hanya karena satu kali penampilan via video—di tengah situasi politik Amerika yang ditulis ulang secara mendalam oleh isu perang luar negeri, apakah konsistensi kebijakan lintas partai ini akan terus makin dalam, atau justru akan terkoyak kembali dalam pertarungan pemilu berikutnya, masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Komentar

0

Belum ada komentar. Mulai diskusi.

Mendukung Perang Israel dan Iran, Senator Demokrat Fetterman Tampil via Video di Konvensi Midterm Partai Republik | Truth Era